Hentikan Membayari Cewek!

Beberapa waktu lalu, saya sempat memiliki beberapa teman tempat saya konsultasi hal-hal seputar cewek. Mereka adalah teman akrab saya dan walaupun masih jomblo, mereka tampaknya cukup ahli dalam hal hubungan cowok dan cewek.

So, setiap kali saya memiliki masalah atau bingung dengan sikap cewek, saya bertanya pada mereka dan demikian juga sebaliknya. Ya, kami para cowok memang sok tahu, saling memberikan nasihat satu sama lain soal cewek, sekalipun saat itu sama-sama tidak memiliki pengetahuan yang memadai.

Dan, saya mencatat, ada satu kalimat yang kerap terucap dari bibir teman-teman saya ketika mengetahui ada di antara kami yang sedang PDKT ke cewek. Begini kira-kira redaksinya:

“Ajak jalanlah. Ajak nonton kek, makan kek! Trus beliin boneka pas pulangnya. Gimana mau PDKT, kalo gak mau keluar duit!!”

Dulu saat mendengar saran tersebut, sepertinya sangat masuk akal. Sebab, nyaris semua orang memberikan saran yang sama.

“Saya kan cowok, harus gentleman! Tentu saja harus bayarin cewek, kalo gak, mana ada cewek yang mau sama cowok kere!”

Saya yakin Anda pernah memikirkan hal tersebut, bro. Sepertinya memang masuk akal kan?

Kalau Anda mengajak dia makan, lalu nonton, lalu memberi bunga atau boneka, mungkin si cewek bisa jadi tertarik sama Anda. Seandainya pada kencan pertama belum ada tanda-tanda seperti itu, ulangi terus sampai ada tanda itu terlihat, kalau perlu sampai kencan kelima dengan rute yang sama.

Sayangnya, bro, saya punya berita buruk.

Apa yang selama ini Anda dengar dari teman-teman Anda adalah SALAH BESAR!

So, JANGAN PERNAH MEMBAYARI CEWEK LAGI!

Ok, saya bisa merasakan kalau sekarang Anda sedang marah-marah atas saran saya yang nyeleneh. Dan mungkin, teman-teman saya yang cewek yang kebetulan membaca ini, akan menyumpahi saya dengan cap pria sok tau. Terserahlah. Tapi silahkan lanjutkan baca penjelasan saya.

“Trus bagaimana caranya!”

“Masa gak bayarin?”

“Kan aku cowok gentleman!”

“Mana mau cewek sama cowok kere?”

Saya yakin, sederet pertanyaan itu akan muncul di benak Anda. Tak salah, karena saya juga dulunya merasakan hal yang sama.

Mari saya jelaskan mengenai hal ini lebih lanjut.

Dalam sebuah kencan atau PDKT atau pertemuan apapun, cewek akan membuat keputusan dalam pikiran bawah sadarnya apakah Anda adalah tipe cowok yang memang dia akan kejar/tertarik dan harus didapatkan atau Anda adalah tipe yang murahan yang dengan senang hati ‘membuktikan’ diri Anda sendiri dengan membawanya ke tempat-tempat makan yang mahal, mengajaknya nonton di tempat-tempat yang keren, memberinya banyak bunga dan boneka, dst.

Salah satu kalimat yang sering digunakan para cowok saat PDKT sudah dimulai adalah “Jalan yuk kapan-kapan?”

Sepertinya tidak ada yang salah, terdengar jujur kan?

Kalimat itu secara implisit berkata, “Hey, saya pria yang baik, dan saya ingin mengajakmu jalan-jalan, makan, nonton, sehingga saya punya waktu untuk mengenalmu lebih dalam…”

Ya, mungkin itu terlihat memang tipe pesan yang tepat untuk disampaikan pada cewek target. Tapi coba lihat lebih dalam tentang apa yang sebenarnya Anda ucapkan saat Anda menyampaikan seperti itu.

1. Anda memulai hubungan DARI AWAL dengan menawari untuk memberikan dia sesuatu, dan lebih penting lagi Anda menciptakan HARAPAN. Dengan kata lain, saat Anda melakukan hal tersebut, Anda menciptakan HARAPAN dalam dirinya bahwa Anda akan SELALU melakukan hal tersebut. Itu sebabnya Anda kemudian jadi terjerat untuk terus melakukan hal-hal serupa untuk mempertahankan perhatiannya padamu.

2. Secara tidak langsung Anda mengatakan, “Saya merasa saya perlu menggunakan sejumlah jenis suapan untuk bisa bertemu dengan kamu lagi.” Walaupun mungkin Anda berkata, “Ah gak kok, itu bukan untuk nyogok,” tapi pada kenyataannya Anda sedang menyuap dia, bro.

3. Saat Anda mengajak cewek keluar dan dengan luar biasa membuktikan diri Anda sangat suka membayari dia apapun yang dia mau, Anda membuat sang cewek tidak memiliki pilihan selain mengelompokkan Anda ke dalam kategori ‘cowok rata-rata’ dan ‘cowok nice guy’. Anda sudah tahu kan bahwa cewek cenderung lebih menyukai cowok bad boy ketimbang cowok nice guy?

Sekarang Anda mungkin akan menyangkalnya tetapi sayangnya memang itu yang terlihat dari cowok-cowok yang PDKT dengan bayarin nonton, bayarin makan, bayarin pulsa, bayarin ini bayarin itu dan bayarin bayarin lainnya.

Bro, Anda akan berakhir sama dengan ratusan cowok-cowok lain yang menggunakan uang dan sogokan dan hadiah untuk mendapatkan cewek. Anda akan berakhir di tong sampah, merenung dan menyesal.

Mari saya beritahu satu rahasia kecil, cewek bisa dengan mudah membedakan antara cowok yang prospektif untuk dijadikan pacar dan cowok untuk sekadar teman jalan hanya dengan sekali pandang. Mereka juga bisa merasakan tujuan di balik Anda mengajak mereka jalan, nonton dan lain-lain.

Saya masih ingat, belum lama ini saya mendapat telepon dari seorang cewek yang baru pulang kencan dengan cowok yang baru PDKT dengan dia.

Dia menceritakan kalau cowok tersebut SANGAT BAIK!

MALAH TERLALU BAIK!

Teman saya itu mengatakan ia dibelikan sebuah boneka yang cukup mahal. Ia bercerita saat itu ia masuk ke sebuah toko boneka, ia melihat boneka beruang yang lucu, saat ia sedang mengatakan pada si cowok betapa lucunya beruang itu, si cowok dengan gagah berkata, “Mau? sini aku beliin.”

Yeah, terdengar jantan dan gagah.

Sayangnya di otak cewek kata-kata tersebut berarti, “Mau? Sini aku beliin! Tapi kamu harus ganti dengan menyukai aku! Aku kan dah beliin kamu barang mahal, jadi sukailah aku karena aku cuman bisa narik perhatian kamu pake cara itu doang. Oke? Ayo kita beli sekarang.”

Menyedihkan sekali banyak cowok yang tidak tahu kalau rasa tertarik itu tidak bisa dipaksakan dengan suapan atau sogokan apapun.

Yap, malam itu si cewek berkata kalau dia merasa seperti disuap oleh cowok tersebut supaya dia mau bertemu lagi dan jalan-jalan berdua lagi. Dia memutuskan untuk berhenti bertemu dengan cowok itu dan mengajak saya untuk nonton besoknya setelah saya meledeknya habis-habisan karena payah tidak bisa melihat kecenderungan cowok yang prospektif dari awal.

Saat Anda mulai membayari cewek, dia mungkin akan tergelitik oleh Rasa Suka karena siapa sih yang tidak suka ditraktir dan dibeliin hadiah. Tetapi hal-hal seperti makanan dan hadiah tidak akan pernah membawa Anda ke Rasa Tertarik.

Perbedaan yang besar!

Saya tidak mengatakan untuk selamanya tidak membayari cewek makan atau nonton. Namun, jika Anda melakukannya dengan frame dan cara yang menunjukkan kalau diri Anda sama dengan ribuan cowok-cowok lain di luar sana, yaitu berharap menunjukkan kalau Anda baik dan mampu melakukan apa saja yang sang cewek inginkan, sorry bro, Anda hanya akan berakhir dengan dompet kosong dan hasil kosong.

Jadi, berhentilah bersikap seperti cowok-cowok lain yang mencoba menarik perhatian cewek dengan memberinya sogokan hadiah, makanan dan perhatian yang berlebihan!! (***)

www.hitmansystem.com

~ oleh rahmadlbs pada 3 Januari 2009.

Satu Tanggapan to “Hentikan Membayari Cewek!”

  1. setuju

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: