Curhatku buat Fina

Fina, sayangku
ini bukan sajak atau puisi
hanya curahan hati jiwa yang gelisah
tersusun tanpa romantisme yang mengharu biru.

Fina, sayangku
senggama permenungan lahirkan arti sebuah keadilan
persetubuhan lahirkan anak-anak negeri yang tercinta
yang tak mengerti akan makna merdeka.

Mereka hanya bisa bernyanyi
Indonesia tanah airku……………
tapi tetap saja anak-anak Indonesia
kehilangan sawah dan lembu
kehilangan kebun dan kelinci
kehilangan sungai dan ikan
Anak-anak Indonesia meraba rumahnya
dalam derap laju penggusuran.

Fina, sayangku
aku tak hendak membualmu
atau menggombalmu dengan kemelankolisanku.
Aku hanya ingin menggenggam erat jemarimu
agar kau tak dapat lari dari kenyataan
tentang nasib anak-anak Indonesia
yang hidup di tanah yang katanya merdeka.

Di pinggiran jalan mereka merenda hidup
mengemis, menyemir dan menjual koran
dan sesekali mencuri…

sekadar makan, bukan buat beli layangan.

Dari balik-balik tembok
di belakang gedung yang menjulang tinggi
ditemani tumpukan kardus-kardus kecil
pejamkan mata dengan tubuh menggigil.

Keesokan harinya,
di trotoar jalan kembali mereka rangkai cita-cita
terus dan terus begitu,
sambil memandangi kaca-kaca mobil-mobil mewah
memantulkan wajahnya yang kumal,
sementara sang pemilik tak mau tahu.

Fina, sayangku
terlalu panjang penderitaan mereka
mungkin kamu akan muak membacanya
aku tidak akan cerita lagi padamu
bibirku telah berdarah
tak sanggup lagi berkata. Kaku.

Tapi,
kalau bukan kita
siapa lagi yang akan menangisi mereka ??
Di kala air mata ibu pertiwi telah mengering.

Fina, sayangku
menutup curahan hatiku
aku minta jangan maki kekasihmu ini
jika aku berkata
bahwa anak-anak Indonesia hari ini adalah
Anak-anak yang merdeka dalam tidur

Dan, meraba masa depan dalam kegelapan!!

Medan, 17 Agustus 2007

~ oleh rahmadlbs pada 19 Desember 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: