Belum Ada Jenderal Seperti Marah Halim

•3 Desember 2015 • Tinggalkan sebuah Komentar

Tabusira boleh jadi hanyalah sebuah kampung kecil di Tapanuli Selatan. Di kampung antara Padangsidimpuan dengan Sipirok inilah, pada 28 Februari 1921, seorang bayi lelaki yang kelak menjadi jenderal paling dikenang kepemimpinannya dalam sejarah Sumatera Utara dilahirkan.

Lanjutkan membaca ‘Belum Ada Jenderal Seperti Marah Halim’

PSSI dan Kumis Menpora

•20 April 2015 • Tinggalkan sebuah Komentar

SEKITAR lima tahun lalu, di ruang rapat lantai III Bumi Warta Waspada, saya (berdiri) mencecar Andi Malarangeng dengan satu tuntutan; berhentikan Nurdin Halid sebagai Ketua Umum PSSI, atau bekukan saja organisasi itu!

Sembari bersandar di tiang penyangga ruangan, dengan intonasi datar, saya katakan kepada beliau, “Jika abang sebagai Menpora tak bisa ambil tindakan apa-apa terhadap sepakbola kita, cuma cakap-cakap begini, mending abang balik jadi jubirnya Pak SBY saja. Lebih cocok.”

10384314_10204884508525705_1438281092359504364_n

Lanjutkan membaca ‘PSSI dan Kumis Menpora’

Surat Terbuka untuk Om Gerrard

•16 Januari 2014 • Tinggalkan sebuah Komentar

“Anda ingin saya bertaruh? Jika seseorang mengatakan kepada saya sekarang, ‘buatlah tatto di separuh tubuh Anda dan Anda akan memenangkan Priemer League’, saya akan melakukannya besok.” ~ Steven Gerrard.

Lanjutkan membaca ‘Surat Terbuka untuk Om Gerrard’

Pelatih Hebat Itu Kini Terserang Kanker Paru

•22 Desember 2013 • Tinggalkan sebuah Komentar

Malam ini, di atas peraduan, kabar tadi sore itu tiba-tiba meyelusup ke ruang hati dan pikiranku. Bayangan buruk langsung menggelayut di depan mataku. Pria tinggi besar yg atletis itu kini harus berjuang hidup mati untuk melawan kanker paru stadium 4 yg menggerogoti tubuh dan membuat matanya tak bisa melihat lagi. Lanjutkan membaca ‘Pelatih Hebat Itu Kini Terserang Kanker Paru’

Patah Hati Melahirkan Pemain Seperti Mahyadi

•16 Juni 2012 • Tinggalkan sebuah Komentar

“Kurang ajar benar dia. Kurang apa lagi yang kubuat ke dia. Skripsinya aku bantu, lamaran kerjanya aku antarkan. Mau ini, mau itu, aku turutin. Eh, gitu aku ajak pacaran, banyak kali alasannya. Payah!!”

Oleh: Rahmad Nur Lubis

Lanjutkan membaca ‘Patah Hati Melahirkan Pemain Seperti Mahyadi’

Yok, Ngeblog Lagi Sebelum Binasa!

•5 Maret 2012 • 4 Komentar

Menulis adalah mengukir serangkaian kata yang suatu saat kelak bisa Anda nikmati lagi dan jadi kenangan bahwa Anda pernah ada. Sayang, untuk menulis utuh sebagai sebuah karya ternyata tidak semudah menuliskan kalimat di atas.

Lanjutkan membaca ‘Yok, Ngeblog Lagi Sebelum Binasa!’

Ketika Ribuan Benih PSMS Dibunuh

•25 Mei 2011 • 2 Komentar

Oleh: Rahmad Nur Lubis

Kalau Anda mencintai PSMS Medan, mestinya saat ini Anda layak menangis. Tim yang pernah menyandang nama besar di kancah sepakbola nasional, kini telah mengerucut menjadi tim yang lunglai dan sekarat.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.


Lanjutkan membaca ‘Ketika Ribuan Benih PSMS Dibunuh’